Smiling waiter showing slate with open sign in café

4 Langkah Buka Usaha Langsung Ramai

Buka usaha langsung ramai? Semua butuh proses, nggak ada cara instan. Pun dengan buka usaha, maka perlu waktu dan kesabaran hingga usaha itu menemukan ritmenya dan mendatangkan konsumen. Itu sebabnya, nggak banyak orang yang percaya, bahwa buka usaha itu bisa langsung ramai. Tapi kalau kita perhatikan, ada sejumlah cara untuk membuka usaha langsung ramai. Ini strateginya.

1. Juallah produk yang dicari

Pakar pemasaran bilang begini, ‘semua produk itu bisa dijual, tinggal bagaimana caranya’. Jadi masalahnya bukan apa produknya, tapi bagaimana cara kita menjualnya. Kita setuju dengan argumen ini, cuma masalahnya, jualan produk yang tidak biasa, maka akan membutuhkan usaha yang juga nggak biasa, berbeda jika kita menjual produk yang umum dan dicari pasar, maka jualnya nggak perlu matimatian.

Menjual mesin untuk mendaur ulang limbah misalnya, Anda perlu tahu mana pangsa pasar yang tepat, siapa yang membutuhkan, membuat brosur yang menarik serta presentasi yang hebat serta berderet strategi khusus lainnya agar jualan kita laku. Tapi kalau kita buka warung makan misalnya, atau jasa laundry, nggak perlu jurus aneh-aneh, yang penting kita ramah dan mau komunikasi dengan konsumen, maka jualan kita bakal dicari. So, salah satu cara untuk buka usaha langsung ramai, maka bikinlah usaha yang produk penjualannya umum, barang-barang yang memang dicari, bukan barang-barang khusus yang perlu penetrasi lebih untuk memasarkannya.

2. Lokasi Kedua

Setelah memutuskan produk yang mudah dijual, maka cara berikutnya adalah lokasi. Carilah lokasi kedua, maksudnya begini, awalnya kita lihat ada usaha tertentu yang sudah lebih dulu ramai. Warung nasi tempong misalkan, yang berikutnya kita lakukan adalah membuka usaha dengan produk yang sama namun dengan lokasi yang berbeda, pastikan di lokasi yang belum ada penjual nasi tempong sebelumnya. Cara ini terbilang efektif, ketika penjualan kebab tiba-tiba populer, maka kebab merek apapun yang kemudian muncul juga dicari, kuncinya kita jualan di lokasi yang berbeda. Pastikan juga agar sesuai dengan produk kita, jika membuka usaha laundry atau mini mart, maka bukalah di kawasan yang padat perumahan. Cara-cara sederhana ini cukup efektif untuk mengatrol pasar

3. Antisipasi & Bangun Persepsi

Kita akan tiru cara film-film box office, kenapa mereka bisa meledak pada pemutaran perdananya? Strateginya sederhana, jauh hari sebelum tayang, mereka sudah mempublikasikan secara bertahap materi promosinya, mulai dari poster versi 1, kemudian ada versi kedua yang menampilkan gambar dengan angle cerita yang berbeda sampai dengan thriller ½ menit, 1 menit, 1,5 menit hingga thriller 2 menit yang utuh, itupun dengan berbagai versi. Kemudian mereka mulai membuat kehebohan-kehebohan kecil dimana-mana dengan berbagai macam strateginya. Dan akhirnya, ketika di tayangkan perdana, penjualannya melambung.

Demikian pula dengan usaha kita, sebelum launching, buatlah materi-materi yang memancing penasaran pasar. Sekalipun usaha kita produknya kebanyakan, namun kita bisa mengemasnya dengan cara-cara unik. usaha warung makan misalnya, kita bisa bagi-bagi voucher gratis khusus pada jam-jam tertentu, misal jam-jam sepi pengunjung, jam 9-11 pagi misalnya, kita berikan menu gratis bagi mereka yang datang dengan membawa voucher tersebut. Kehadiran orang lain, sekalipun datang karena voucher gratis, namun bisa mempengaruhi calon konsumen lain untuk datang dan membeli.

Kita juga bisa memberikan tiramisu gratis pada periode waktu tertentu sejak pembukaan, cara ini dilakukan oleh salah satu warung steak yang sekarang telah berkembang pesat. Kalau usaha kita laundry, jangan pernah menunjukkan rak pakaian yang kosong karena belum ada pelanggan, taruhlah pakaian kita agar ketika buka, sudah terlihat rak penuh dengan pakaian, seolah milik pelanggan.

4. Pajang Harganya

Yang terakhir, pastikan harganya jelas. Kebanyakan kasus pada usaha yang baru dibuka, konsumen takut untuk membeli karena khawatir harganya nggak sesuai dengan ekspektasinya, karena itu harga dari awal dikomunikasikan, pajang labelnya atau tempatkan di stand board depan toko kita. Laundry 10.000 / kilo misalnya. Dengan mencantumkan harga dengan jelas, maka konsumen tidak ragu-ragu untuk coba membeli produk yang kita jual. Dan kalau bisa, banting harganya di minggu pertama misalnya, atau berikan gratis kalau perlu untuk produk-produk tertentu, ketika konsumen merasa bahwa harga dan produk yang didapat sesuai dan layak, maka besar kemungkinan mereka akan datang kembali. Selamat mencoba

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2018 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri