kopi 1

8 Khasiat Kopi untk Kesehatan

Jika Anda pikir kopi hanya bermanfaat untuk mengusir kantuk, membantu Anda begadang dengan tugas dan deadline kantor, serta membuat tubuh lebih segar, maka Anda salah besar. Manfaat minum kopi lebih dari sekadar hal-hal tersebut penelitian yang mengungkapkan bahwa kopi punya khasiat untuk kesehatan tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan National Cancer Institute menemukan bahwa penikmat setia kopi punya resiko kematian dini 16 persen lebih kecil. Mau tahu apa saja manfaat kopi bagi kesehatan? Check it out!

1. Mencegah Depresi

Minum secangkir kopi bisa membuat Anda lebih bahagia untuk menikmati hari. Mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi dalam sehari, punya kemungkinan 15 persen lebih kecil untuk terserang depresi. Menurut studi Harvard dalam laporan Archives of Internal Medicine di tahun 2011, wanita yang minum empa cangkir kopi punya risiko 20 persen lebih rendah untuk depresi. Adapun studi lain yang menyertakan 208.424 sampel manusia menemukan bahwa mereka yang minum 4 cangkir kopi atau lebih per hari 53 persen lebih kecil kemungkinannya untuk bunuh diri.

2. Meningkatkan memori

Sering minum kopi juga memengaruhi daya ingat. Kopi mampu meningkatkan memori, baik yang bersifat jangka panjang  maupum memori jangka pendek. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di Radiological Society of North America pada tahun 2005 silam, ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi dua cangkir kopi berkafein mampu meningkatkan memori jangka pendek dan kecepatan reaksi. Dalam penelitian di tahun 2007 juga sempat menemukan bahwa wanita umur 65 tahun yang rutin minum 3 gelas kopi dalam sehari memiliki performa lebih baik dalam tes memori.

3. Menurunkan resiko Parkinson

Manfaat pencegahan terhadap penyakit Parkinson ini ditemukan dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2000 do “Journal of American Medical Association”. Disebutkan bahwa, konsumsi kafein akan menghasilkan resiko lebih rendah untuk menderita Parkinson. Minum dua sampai tiga cangkir kopi setiap hari menjadikan seseorang memiliki peluang 25 persen lebih kecil untuk mengalami penyakit tersebut.

4. Mengurangi resiko diabetes

Peminum kopi juga punya resiko lebih kecil mengidap diabetes Tipe 2. Dalam laporan “Journal of Agricultural & Food Chemistry” pada Januari 2012 lalu menyimpulkan bahwa efek senyawa yang terkandung dalam kopi akan menghalangi HIAPP polipeptida yang mampu menghasilkan serat protein abnormal, yang ditemukan pada orang dengan Diabetes Tipe 2.

5. Meningkatkan kerja

Ta, bukan rahasia umum lagi, kalau kopi berkhasiat dalam meningkatkan kinerja tubuh. Sebuah penelitian di tahun 2008 menyimpulkam bahwa manfaat kafein sebelum latihan tampak dalam endurance (ketahanan), momen stop-and-go dan pada aktivitas dengan intensitas tinggi. Hal ini juga dapat membantu atlet tampil baik selama latihan, bahkan akan berefek baik dikonsumsi ketika kurang tidur – jika dikonsumsi satu jam sebelum latihan pada dosis 4 mg untuk setiap kg berat badan.

6. Meningkatkan metabolisme tubuh

Sebuah studi di tahun 1980 menyimpulkan bahwa kafein dalam kopi mampu merangsang metabolisme dalam tubuh orang “normal”. Sementara bagi mereka yang punya obesitas akan mengalami oksidasi lemak yang lebih besar.

 7. Pencegah encok

Kopi juga dapat mencegah encok. Ini diketahui dalam sebuah studi tahun 2007 pada pria yang berusia lebih dari 40 tahu, di mana menghubungkan konsumsi kopi jangka panjangnya dengan rendahnya resiko encok yang dialaminya. Encok adalah kondisi peradangan yang disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat. Mereka yang minum enam cangkir kope sehari  memiliki resiko 60 persen lebih rendah terhindar dari kondisi encok.

8. Menurunkan resiko kanker

Usut punya usut, kopi juga membantu penurunan resiko kanker payudara, endometrium, prostat dan kanker hati, maupun yang terkait dengan obesitas, estrogen dan insulin. Bahkan sebuah studi di Swedia pada tahun 2008 menemukan bahwa minum kopi setidaknya dua sampai tiga cangkir dalam sehari bisa mengurangi atau menunda timbulnya kanker payudara. Studi yang dikeluarkan oleh Harvard School of Public Health baru-baru ini juga menyebutkan bahwa kafein dalam kopi mampu menurunkan resiko kanker prostat.

 

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2018 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri