markplus-conference

Bumi Gonjang – Ganjing, Indonesia Still Standing

Report By. Arif Rahman

Untuk ke delapan kalinya, acara tahunan akbar The MarkPlus Conference digelar, kali ini bertempat di Pacific Place Jakarta pada 13 Desember 2013 lalu. Acara yang mulai di padati pengunjung sejak pukul 8.00 pagi ini, non stop menghadirkan serangkaian acara hingga 18.00 petang! Selain itu, para pemegang tiket The MarkPlus Conference bisa menikmati ‘The Real WOW Party 2012′ di tempat yang sama, mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Tema nya pun menarik, The World is Shaking, Indonesia is Standing. Bumi gonjang-ganjing, Indonesia tetap tegak berdiri!

Saya sendiri mewakili majalah Money & I berkesempatan menjadi satu dari sekitar 5.000 orang marketer, 500 perusahaan dan 50 speaker dari berbagai latar belakang, mulai dari profesor hingga top executives dari Jepang, Korea, Tiongkok, Muangthai, Singapura, Malaysia, Srilanka dan lainnya yang hadir di konferensi ini. Mereka adalah orang-orang yang semuanya ingin meng-update tentang Indonesia Baru.

Setelah proses registrasi awal, konferensi di awali dengan tema besar “Marketing: Into Technology and Innovation” yang dipresentasikan langsung oleh Hermawan Kartajaya selaku chairman MarkPlus. Di sesi pembuka acara ini, hadir Dahlan Iskan Menteri BUMN yang juga sebagai Marketer of the Year 2010, serta empat orang Marketer of the Year yang sudah di beri kepercayaan menjadi pejabat publik seperti Sapta Nirwandar dan Joko Widodo (Gubernur Jakarta), hanya Chairul Tanjung yang kehadirannya di wakili oleh Aviliani Sekretaris Komite Ekonomi Nasional. Disela sesi ini, di gelar Marketer of The Year 2012 Awarding Ceremony yang untuk pertama kalinya didapatkan dari kalangan pemerintah, yakni Dino Patti Djalal. Selain itu, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk. Arief Yahya melaunching bukunya “Paradox Marketing” sebelum akhirnya rangkaian sesi ditutup dengan performa Happy Holidays yang tarian Gangnam Style mereka berhasil menarik perhatian lebih dari empat juta orang di YouTube. Setelah sesi pembuka berakhir, secara maraton terus digelar case study dan lessons khususnya tentang pemetaan pemasaran di lanskap Indonesia Baru yang digelar dalam berbagai stage yang terpisah.

Memarketingkan Indonesia Baru
Hermawan Kartajaya sendiri menyampaikan bahwa inilah saat yang tepat bagi dunia usaha dan para profesional untuk berpikir teknologi dan inovatif. Berpikir teknologi artinya ada platform konektivitas untuk menyongsong “Booming Indonesia Baru” tiga sampai lima tahun mendatang. Berpikir inovatif artinya memperkuat diferensiasi terus menerus dengan melakukan pilihan jalur inovasi yang sesuai dengan lanskap industri masing-masing. Bahkan Marketing Guru ini meyakini setelah melewati tiga kuartal, maka tahun ini Indonesia akan jadi runner-up pertumbuhan Ekonomi Dunia di kelompok G-20, sesudah Tiongkok dan melampaui India. Sekalipun tensi politik di tahun 2013 kian memanas, namun pelaku pasar yakin bahwa dua mesin ekonomi Indonesia saat ini domestic spending dan foreign investment, akan tetap membawa bangsa ini stabil dan aman. Apalagi jika mesin ketiga yaitu government spending on infrastructure di genjot pemerintah.

Konferensi terakbar se-Asia ini di tutup dengan panel diskusi dari 13 ketua asosiasi Industri seperti IDX, Perbanas, REI, Gaikindo, Aprindo, GAPMMI, GABEL, ATSI, Apkomindo, Apnatel dan lain-lain tentang prediksi masing-masing untuk tahun 2013.

Setelah konferensi berakhir, ditempat yang sama digelar ‘The Real WOW Party 2012′. WOW adalah singkatan The Real Wonders of the World, di mana ada penghargaan terhadap destinasi-destinasi pariwisata Indonesia yang sangat unik di mata dunia. Tak hanya itu, pada sesi ini juga digelar penghargaan terhadap ’50 YWN Ambassador in Creative Tourism’ dari seluruh Indonesia.

Acara intinya sendiri adalah “The Great Indonesian Songbook: Sound from the East” yang menampilkan artis-artis dari Indonesia Timur dan Ambon, termasuk Molucca Bamboowind Orchestra dan Gleen Fredly. Namun sayangnya, Saya harus melewatkan performa mereka karena harus kejar jadwal untuk kembali ke Denpasar, namun demikian konferensi yang digelar selama satu hari penuh ini, menunjukkan betapapun dunia tengah dihantam krisis, Indonesia tetap berdiri dan siap menjadi lebih baik ditahun 2013 nanti. So, Are You Ready to Shake The Future?

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2018 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri