(footerwear.news.com)

Ivanka Trump – Pesona Di Tengah Citra Buram Klan Trump

Hitam, inilah foto profil sejumlah warga Amerika ketika pengusaha Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika ke 45. Respon ini adalah kekecewaan yang dirasakan karena Trump dinilai bukanlah sosok yang tepat sebagai figur seorang pemimpin, terlebih Presiden. Trump selama ini dikenal kontroversial, terutama sosoknya sebagai seorang pebisnis. Bahkan kehidupan Trump dan keluarganya tak pernah jauh dari uang, politik dan lampu sorot. Dan ketika pidato dalam Konvensi Republik, Donald dan istrinya Melania Trump, bahkan putranya Donald Trump Jr, mendapat sorotan negatif oleh publik. Klan Trump pun terstempel buram, kecuali satu.. Ivanka!  Bak air ditengah gurun, Ivanka Trump seolah menjadi penyeimbang. Anak kedua dari istri pertama Donald Trump, Ivana. Seorang profesional yang menjabat sebagai Executive Vice President of Development & Acquisitions di Trump Organization.

Ivanka memiliki gaya hidup yang tak se-glamour keluarga Trump lainnya, bahkan sedikit berbeda. Ivanka menjajaki profesi sebagai seorang penulis, dan menjadi pengusaha dengan brand atas namanya sendiri. New York Post menyebut, pakaian yang dikenakan Ivanka saat pidato di konvensi Partai republik berupa sleeveless sheath dress berwarna blush yang lembut dengan paduan nude heels sebagai alas kaki merupakan mereknya sendiri, yang harganya hanya uS$ 158 atau tak lebih dari Rp 2 juta rupiah. Ivanka juga bukan tipe shoppaholic, dan hanya membeli barang yang menjadi kebutuhan keluarga saja. Mungkin ini yang menjadi alasan mengapa publik memberikan sorotan yang jauh lebih positif ketimbang keluarga Trump lainnya.

Ivanka lahir dari ibunya yang berprofesi sebagai model dan atlet dari republik Ceko. Tepat pada tanggal 30 Oktober 1981 di Manhattan, New York. Sepuluh tahun kemudian orang tuanya cerai. Ivanka bersekolah di Chaplin School di New York, lalu SMA Choate rosemary Hall di Wallingford, Connecticut. Dan tercatat menjadi mahasiswi di Georgetown University sebelum ditransfer ke Wharton School di university of Pennsylvania dan lulus pada tahun 2004 dengan predikat cumlaude di bidang ekonomi.

Sekalipun ayahnya konglomerat dengan banyak bisnis, Ivanka tidak langsung terjun di usaha keluarga, namun bekerja di forest City Enterprises. Setelah itu bergabung dengan perusahaan penjualan berlian Dynamic Diamond Corp. Parasnya yang cantik membawa wanita ini pada pengalaman sebagai model, tampil di majalah Seventeen, berlenggak lenggok di catwalk untuk Versace Marc bouwer dan Thierry Mugler. Dan menjadi bintang iklan untuk sejumlah merek terkenal. Dan seiring waktu, dengan sepak terjangnya dibidang bisnis, wajah Ivanka lebih sering hadir di majalah seperti forbes, Golf Magazine dan Avenue.

Tidak ada yang bisa mengalahkan lokasi rumah yang hanya berjarak dua blok dari kantor. Saat malam tiba, aku bisa berlari ke rumah sebentar untuk memberi Arabella Rose (anak Ivanka) sebuah kecupan, sebotol susu atau sekedar menemaninya tidur, untuk kemudian kembali lagi ke kantor atau pergi ke acara makan malam. Walau hanya lima menit waktu yang aku punya, aku akan selalu menyempatkan diri berlari ke rumah hanya untuk melihatnya.”

Sebelum mendukung ayahnya untuk menjadi Presiden, Ivanka adalah donatur untuk Hillary Clinton yang notabene kompetitor ayahnya dari Partai Demokrat, juga Mitt Romney yang mantan capres Partai Republik. Wanita yang masuk dalam 100 kategori paling hot tahun 2007 oleh majalah Maxim ini, memukau delegasi Partai republik ketika berpidato di acara konvensi Partai Demokrat di Cleveland, Ohio. Sebagai Presiden, ayah saya akan mengubah undang-undang buruh yang menempatkan wanita bukan sebagai bagian penting dalam satuan kerja. Dia akan membuat layanan anak yang terjangkau dan mudah diakses bagi semua. Dia akan memperjuangkan kesetaraan upah bagi kesetaraan kerja dan saya akan memperjuangkan ini juga bersama dengannya,” ucap Ivanka, sebagaimana dirilis detik.com.

Selain itu, dengan segala kesibukan yang dimilikinya, keluarga merupakan prioritasnya yang utama. Setelah menikah dengan Jared Kushner, pebisnis yang memiliki perusahaan real estate “Kushner Properties”, dan perusahaan media cetak The New York Observer, Ivanka Trump memilih untuk tinggal dekat dengan tempat kerjanya di kompleks apartemen Manhattan, New York. Hal ini dilakukannya demi semata-mata mempermudah ia bertemu dengan anaknya di sela-sela istirahat kantor.

“Tidak ada yang bisa mengalahkan lokasi rumah yang hanya berjarak dua blok dari kantor,” ucap Ivanka. “Saat malam tiba, aku bisa berlari ke rumah sebentar untuk memberi Arabella rose (anak Ivanka) sebuah kecupan, sebotol susu atau sekedar menemaninya tidur, untuk kemudian kembali lagi ke kantor atau pergi ke acara makan malam. Walau hanya lima menit waktu yang aku punya, aku akan selalu menyempatkan diri berlari ke rumah hanya untuk melihatnya,” ucap Ivanka sebagaimana di kutip dari rumahku.com.

Itulah alasannya mengapa banyak yang menilai, salah satu faktor keberhasilan Donald menjadi Presiden adalah Ivanka. bahkan menjadi jembatan antara ayahnya dengan pemilih wanita. Menariknya, ketika konvensi Partai republik berlangsung, terlihat seorang delegasi membawa poster bertuliskan ‘Ivanka, 2024. Presiden Wanita Pertama’ bentuk dukungan agar Ivanka menjadi Presiden AS tahun 2024. Hhmmm…

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2018 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri