IMG_20160327_062734-01

Jakarta

Lebih dari 70% uang negara beredar di kota ini, baik dari sektor perdagangan, jasa, properti, industri kreatif dan keuangan. Memiliki sentra perdagangan di kawasan Tanah Abang dan Glodok. Di sini juga bermukim lebih dari separuh orang-orang kaya di Indonesia dengan penghasilan minimal USD 100,000 per tahun. Namun dikota ini pula, terdapat kelas bawah yang masif, foto-foto perjalanan kali ini, menyorot hal-hal tersebut.

Kota dengan Dua Wajah, modern nan glamor, serta kusam dan kumuh. Tengah berbenah dengan perbaikan infrastrukturnya, mencoba mengurai kemacetan dan banjir. Namun juga menjadi kota dengan tingkat pertumbuhan harga properti mewah tertinggi di dunia, mencapai 38,1% pada masa puncaknya. Bahkan pada periode 2009-2012, pembangunan gedung-gedung pencakar langit (di atas 150 meter) mencapai 87,5%. hal ini telah menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan pencakar langit tercepat di dunia.

Di tahun 2020 nanti, diperkirakan jumlah pencakar langit di kota ini mencapai 250 unit. Termasuk gedung tertinggi di Asia Tenggara yang mencapai 638 meter (The Signature Tower), jika rampung sesuai schedule. Sekalipun kemajuan demikian pesat, budaya Betawi masih lekat dikemajuan masyarakatnya yang kian praktikal, militansi yang tinggi menjadi salah satu cermin dari wajah kota Jakarta. hal ini dilengkapi dengan cerita lama, bagaimana kota ini juga tumbuh dengan tingkat kemiskinan yang akut, masalahmasalah sosial yang sulit ditemukan solusinya, belum lagi dengan urbanisasi yang kian membawa kota ini blending antara kemajuan dan kemiskinannya. Namun semua itu akhirnya menjadi ciri yang lekat pada kota ini, dan manjur untuk membawa orang terus berdatangan kesini.

 

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2018 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri