www.agreiconsulting.com

Membuat Website Sesuai Target

Dalam setiap kesempatan berdiskusi dengan klien, maupun teman tentang sebuah desain yang baik, saya selalu mengatakan bahwa desain yang  baik adalah desain yang dapat memecahkan permasalahan. Desain yang baik adalah desain yang dapat mengkomunikasikan pesan dan tujuan desain tersebut dibuat secara visual.

Jangan menilai sebuah desain berdasarkan preferensi Anda pribadi, karena setiap pribadi memiliki desain taste yang berbeda. Jika Anda membuat sebuah desain berdasarkan opini sendiri tentang bagaimana sebuah desain yang baik dan buruk, Anda mungkin hanya akan membuat sebuah desain yang tidak dapat menyampaikan pesan secara utuh dan tidak menarik bagi target audience Anda.

Lalu bagaimana caranya memastikan bahwa desan website yang Anda buat dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan target market Anda? Tips berikut mungkin dapat membantu Anda.

Ketahui Siapa Target Market

Mungkin Anda sudah merasa bosan dengan pertanyaan ini, tetapi dalam bisnis apapun, mengetahui target market adalah salah satu kunci penting yang harus Anda ketahui pertama kali. Cobalah susun beberapa pertanyaan yang akan memudahkan Anda dalam mengetahui user  behavior target audience Anda.

Pertanyaan-pertanyaan yang Anda susun bisa saja mengenai demography (umur, lokasi, pekerjaan, status dll) interest atau hobi, website apa yang biasanya dibuka oleh target audience Anda. Device yang digunakan oleh mereka jika browsing dan banyak lagi pertanyaan lain yang bisa Anda susun untuk mengetahui  secara spesific user behaviour dari target market Anda. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebutlah yang kemudian Anda gunakan untuk mengidentifikasi teknologi apa yang sebaiknya Anda gunakan, informasi apa yang perlu Anda tambahkan pada website Anda untuk membantu target audience dalam membuat keputusan membeli produk atau jasa Anda.

Misalnya, Anda mengetahui bahwa target market Anda adalah anak muda kelas menengah ke atas yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk browsing melalui mobile devices, maka sebaiknya buatlah desain website yang mobile friendly.

Lakukan seleksi

Membuat fitur website yang diinginkan oleh seluruh segmen pasar adalah hal yang sangat berat dan tidak mungkin dilakukan, karena keinginan mereka pasti bervariasi. Buatlah fitur atau informasi yang paling besar. Dan pastikan bahwa fitur atau desain tersebut bukan berdasarkan opini Anda secara personal yang menurut Anda baik untuk target audience.

Buat Objective setiap halaman

Dalam membuat desain website, tentukanlah objective yang ingin Anda capai pada masing-masing halaman. Dengan menentukan objective dan apa yang ingin dicapai pada masing-masing halaman secara jelas, maka hal tersebut akan membantu Anda untuk mendesain skenario call to actions lebih mudah.

Misalnya, Anda ingin agar target audience sesegera mungkin mendaftarkan diri mereka untuk mencoba produk atau jasa Anda secara gratis selama beberapa hari. Kemudian Anda menentukan halaman beranda sebagai tempay dimana proses itu terjadi dengan cepat. Dengan demikian skenario pun dapat didesain dengan lebih mudah, dengan memanfaatkan ‘above the fold area’ dengan lebih baik. Yang dimaksud dengan ‘area above the fold’ adalah area dimana pertama kali pengunjung membuka website Anda sebelum melakukan scroll. Pilihlah wording yang tepat, penempatan tombol dan pemiliham warna yang dapat mendorong pengunjung website Anda untuk melakukan actions yang Anda inginkan secara cepat.

Komunikasi Visual yang jelas

Desain website yang Anda buat tidak hanya sekedar desain yang artistik. Tetapi desain tersebut harus mampu menyampaikan kesan dan kepribadian brand Anda dan menciptakan atmosfernya agar pengunjung website dapat merasakan perasaan yang sama. Mengetahui target audience Anda secara jelas, adalah kunci Anda dalam menyampaikan pesan tersebut secara benar.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan icons, pastikan icons tersebut dapat dipahami oleh pengunjung website Anda. Ketika desain dan konten website Anda jelas dan mudah dipahami, biasanya mereka akan lebih betah berselancar pada situs Anda.

User Friendly

Ketika mendesain sebuah layout, mengetahui siapa target audience adalah hal yang sangat penting. Anda inginkan pada website Anda. Tetapi coba dipertimbangkan sekali lagi, apakah keinginan tersebut sudah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh audience?

Cara yang paling mudah untuk mengetahui hal ini adalah dengan cara menentukan secara spesifik profil dari target audience. Letakan diri Anda pada mouse yang mereka gunakan, lalu lihat bagaimana mereka akan menggunakan navigasi pada website Anda.

Informasi apa saja yang ingin mereka cari, mulai dari yang terpenting sampai akhirnya mereka memutuskan sesuatu. Ini adalah salah satu cara yang paling mudah untuk menentukan informasi apa saja yang sebaiknya Anda tambahkan pada website Anda dan bagaimana menyusun struktur konten tersebut.

Metode ini sering disebut Personas. Saya akan menjelaskan lebih detaik mengenai Personas pada tulisan saya berikutnya.

Terkadang sudah tahu bagaimana desain website yang Anda inginkan. Dengan menggunakan opini dan preferensi personal Anda tersebut, belum tentu dapat menjawab kebutuhan audience Anda. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengerti audience Anda sebelum membuat desain.

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2017 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri