DSC_0605

MOTO GP Sepang 2015

Sepang, 25 Okt 2015 – Tidak ada yang menyangka, ketika awal seri Motor GP tahun ini dimulai, konstelasi poin menjadi demikian panas. Semula, tidak banyak yang menyangka bahwa tokoh paling populer dari Moto GP Velentino Rossi kembali percaya diri dan bertengger di puncak klasemen. Sementara lawan-lawannya pun tak kalah berani. Inilah yang menjadikan gelaran Moto GP tahun ini demikian dinamis, daya tariknya meningkat dan memaksa ribuan fans olahraga ini terjun untuk menyaksikan langsung di sirkuit. Sejumlah venue dan rating TV tayangan olahraga ini meningkat signifikan.

Kami pun dari tim redaksi Money&I turut berkunjung ke negeri Jiran ini untuk nonton secara langsung. Ternyata, menonton Moto GP di Sepang tidaklah sulit. Kemampuan panitia meng-handle event internasional sekelas GP memang telah teruji, terutama dari segi transportasi. Bagi yang datang melalui Kuala Lumpur Internasional Airport, maka telah tersedia kereta monorel dari lokasi bandara yang bisa membawa kita ke KLCC atau Kuala Lumpur Central. Demikian pula bagi yang datang dari jalur darat (Dari Thailand atau Singapura), maka tinggal menuju ke salah satu dari dua posisi itu (KLCC atau KL Central), di sana telah tersedia bus official dari Motor GP yang stand by untuk mengangkut semua fans menuju Sepang.

Setibanya di kawasan sirkuit, telah tersedia shuttle bus yang mengantarkan kita dari kawasan parkir menuju venue. Jika bukan karena antrian yang demikian panjang karena jumlah pengunjung yang besar, maka menuju Sepang bisa dibilang perjalanan yang mudah dan sangat lancar. Dan event ini, adalah salah satu alasan yang logis mengapa Indonesia kalah jauh dari kunjungan wismannya daripada Malaysia.

Fans motor GP ini datang dari manca negara, Indonesia dan beberapa dari negara Asean yang paling terlihat. Sekelompok pengendara moge pun tak kalah banyak, tidak sedikit yang datang dari Indonesia. Beberapa rombongan Ducati ada pula yang datang dari Vietnam dan satu hotel dengan tempat saya menginap. Namun tentu saja yang paling banyak adalah anak-anak muda backpacker yang datang dari jalur Singapura untuk menghindari biaya penerbangan yang lebih mahal. Tiket GP pun sudah bisa dibeli secara online di banyak situs. Bagi para pecinta motor GP. Seri Sepang bisa menjadi alternatif liburan untuk Anda kunjungi tahun depan.

 

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2017 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri