DSC_0115

Tohpati Bertiga – Eksplorasi Warna Baru Tohpati

Tohpati tidak lagi sendiri, kini musiknya bertiga. Tohpati tidak lagi bermain mengatasamakan dirinya sendiri. Di panggung Jazz Market by the Sea pada 14 Agustus 2015 lalu, gitaris jazz ini memperdengarkan eksplorasi musik terbarunya bersama Indro Hardjodikoro (basis band Halmahera) dan Bowie (drumer band Gugun Blues Shelter). Trio ini pun memperkenalkan dirinya sebagai Tohpati Bertiga.

“Biasanya kalau saya tampil solo, selalu menggunakan additional band. Jadi pemainnya tidak ada yang tetap dan tidak pernah sama. Kalau sudah begitu, kan lebih enak trio seperti sekarang. Mainnya terus bareng-bareng,” ungkap Tohpati. Musisi yang kerap menciptakan lagu-lagu hits untuk sejumlah penyanyi, seperti Chrisye, Krisdayanti, Glen Friedly, dan lain-lain ini juga pernah punya project grup trio bernama Trisum. Proyek yang mempertemukannya dengan Dewa Budjana dan Balawan di satu panggung itu sejatinya berbeda dengan konsep Tohpati Bertiga, karena Trisum hanya menitikberatkan pada kolaborasi permainan gitar saja.

Meski begitu, Tohpati juga tidak menampik bahwa ada sedikit tantangan untuk membawakan musik dengan konsep trio, terutama dalam hal keterbatasan permainan alat musik. “Misalnya kalau saya sudah gitar, nanti yang melodinya enggak ada yang back up. Bikin musiknya jadi satu kesatuan yang utuh itu dengan personil hanya bertiga itulah tantangannya,” sambungnya.

Indro mengaku mengenal Tohpati sejak di bangku SMP. “Saya sudah kenal Tohpati sejak lama. Bahkan saya tahu waktu dia main gitar di tempat tidur sampai ketiduran,” ujarnya penuh tawa. Indro juga yang awalnya mempertemukan Tohpati dengan Bowie, sehingga mereka sepakat membuat trio yang kini telah merilis album pertama mereka bertajuk Riot. Berbeda dengan musik Tohpati yang terkenal dengan akustikan, bertempo pelan, dan melankolis.

Justru lewat konsep Tohpati Bertiga, musik yang ditawarkan cenderung bertempo cepat. Mereka menyebutnya sebagai genre jazz rock progressive. “Saya tahu pasti bahwa Tohpati punya sisi rock yang harus dia keluarkan lagi. Saya tahu dia dulu suka dengar Led Zeppelin, Deep Purple, dan Yes. Nah, sisi rock inilah yang ingin kami tengahkan,” ucap Indro.

Tohpati Bertiga tahu pasti bahwa musik mereka sangatlah segmented, tapi itu bukanlah sebuah persoalan, karena musik memang menawarkan warna yang beragam. “Saya memang suka bereksplorasi dengan warna musik apapun. Saya bisa dibilang orang yang enggak pernah diam. Selalu saja ingin bikin project baru dan eksplorasi musik baru. Makin beragam warna yang saya eksplor, semakin membuat hati saya senang,” pungkas Tohpati di sela-sela perhelatan Jazz Market by the Sea.

 

Related News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Flag Counter

Copyright © 2018 ISEEBALI . All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri